ESTER
Ester merupakan
kelompok senyawa organik yang memiliki rumus umum RCOOR1. Ester
termasuk turunan asam karboksilat yang gugus –OH dalam rumus RCOOH diganti oleh
gugus –OR
Ester yang memiliki 3 sampai 5 atom karbon dapat larut dalam air dan
selebihnya tidak larut dalam air. Ester merupakan kelompok senyawa organik yang
memiliki aroma yang wangi seperti bunga dan buah sehingga banyak digunakan
sebagai pengharum (essence), sarirasa dalam industri makanan dan minuman. Ester
yang digunakan biasanya yang berwujud cair pada suhu kamar.
Titik leleh dan titik didih ester lebih rendah dibanding asam karboksilat
dan. Hal ini disebabkan dalam ester tidak terbentuk ikatan hidrogen
antarmolekulnya sedangkan pada alkohol dan asam karboksilat terjadi ikatan
hydrogen antarmolekulnya. Adanya ikatan hidrogen inilah yang menyebabkan titik
leleh dan titik didih alkohol asalnya lebih tinggi.
Reaksi esterifikasi adalah
suatu reaksi antara asam karboksilat dan alkohol membentuk ester. Turunan asam
karboksilat membentuk ester asam karboksilat. Ester asam karboksilat ialah
suatu senyawa yang mengandung gugus -CO2 R dengan R dapat berupa
alkil maupun aril. Esterifikasi dikatalisis
asam dan bersifat dapat balik.
Transesterifiksi
Jika suatu ester direaksikan dengan suatu alkohol maka akan diperoleh ester
baru dan alkohol baru. Reaksi ini disebut reaksi transesterifikasi yang dapat
berlangsung dalam suasana asam dan basa mengikuti pola umum berikut ini.
RCOOR1 + R”OH ↔ RCOOR” + R1OH
Reaksi
diatas disebut transesterifikasi karena terjadi pertukaran antara gugus alkil
dalam –OR1 pada ester dengan gugus alkil dalam ikatan R”O.
Pembahasan
Penggunaan minyak jelantah secara berulang-ulang
sangat berbahaya bagi kesehatan. Dalam penggunaannya,minyak goreng mengalami
perubahan kimia akibat oksidasi dan hidrolisis, sehingga dapat menyebabkan
kerusakan pada minyak goreng tersebut. Melalui proses-proses tersebut beberapa
trigliserida akan terurai menjadi senyawa-senyawa lain, salah satunya asam
lemak bebas. Kandungan asam lemak bebas inilah yang kemudian akan diesterifikasi
dengan metanol menghasilkan biodiesel. Sedangkan kandungan trigliseridanya
ditransesterifikasi dengan metanol,yang juga mengahasilkan biodiesel dan
gliserol. Dengan kedua proses tersebut maka minyak jelantah dapat bernilai
tinggi.
Biodiesel dapat disintesis melalui esterifikasi
asam lemak bebas atau transesterifikasi trigliserida dari minyak nabati dengan
metanol sehingga dihasilkan metil ester.
Dari pembahasan diatas,permasalahannya adalah
1. Mengapa melalui reaksi
esterifikasi dan reaksi transesterifikasi minyak goreng dapat diproses menjadi
biodiesel? adakah proses lain,selain proses kedua reaksi tersebut?
Menurut saya karena pada reaksi esterifikasi ini adalah tahap konversi dari asam lemak menjadi ester. Dimana kandungan asam lemak bebas pada minyak jelantah akan bereaksi dengan metanol. Dan menurut literatur yang saya baca reaksi esterifikasi ini dipercepat dengan penambahan katalis asam sulfat pekat. Hasil esterifikasi ini menghasilkan suatu campuran yang keruh. Setelah tahap pertama selesai, sintesis dilanjutkan ke tahapan kedua yaitu reaksi transesterifikasi. Dalam tahapan ini terbentuk dua lapisan. Lapisan bawah berwarna coklat kehitaman yang merupakan lapisan gliserol sedangkan lapisan atas berwarna kuning keruh yang merupakan lapisan biodiesel. Kedua lapisan tersebut kemudian dipisahkan dan diperoleh biodiesel.
BalasHapusmenurut literatur yang saya baca salah satu caranya yaitu Metanol superkritik adalah metanol yang berada pada kondisi diatas temperatur dan tekanan kritiknya, yaitu 350 oC dan 30 MPa. Esterifikasi dengan metanol superkritik mempunyai beberapa keunggulan yaitu waktu yang diperlukan untuk mencapai konversi yang diinginkan jauh lebih kecil daripada dengan cara konvensional dan proses pemisahan produknya lebih mudah karena tidak menggunakan katalis, sehingga tidak ada pengotor berupa katalis sisa. Namun, esterifikasi ini juga mampunyai kelemahan yaitu kondisi operasi harus pada temperatur dan tekanan tinggi.
BalasHapussaya akan mencoba menjawab pertanyaan berdasarkan sumber yang saya baca. Biodiesel yang secara umum didefinisikan sebagai ester monoalkil dari tanaman dan lemak hewan merupakan bahan bakar alternatif yang sangat potensial digunakan sebagai pengganti solar karena kemiripan karakteristiknya. Minyak jelantah ini tidak baik jika digunakan kembali untuk memasak karena banyak mengandung asam lemak bebas dan radikal yang dapat membahayakan kesehatan. karena minyak goreng bekas mengandung asam lemak bebas dengan konsentrasi cukup tinggi. Kandungan asam lemak bebas dapat dikurangi dengan cara mengesterkan asam lemak bebas dengan katalis asam homogen, seperti asam sulfat kemudian ditransesterifikasi dan menghasilkan gliserin kasar. Selanjutnya berlangsung proses pemurnian gliserin yang akan menghasilkan gliserin selanjutnya terjadi proses daur ulang metanol yang menghasilkan metanol. Metanol yang telah dihasilkan kemudian ditransesterifikasi dan menghasilkan biodiesel kasar. Tahap selanjutnya adalah proses pemurnian biodiesel sehingga didapatkanlah produk biodiesel.
BalasHapusMenurut saya, Esterifikasi sendiri adalah reaksi pembentukan ester. Bisa dikatakan esterifikasi adalah reaksi antara asam organic atau anorganic dengan alkohol (ester dibentuk oleh kondensasi asam dan alkohol)atau Reaksi esterifikasi merupakan reaksi antara asam lemak bebas dengan alkohol membentuk ester dan air. Reaksi yang terjadi merupakan reaksi endoterm, sehingga memerlukan pasokan kalor dari luar.
BalasHapusBiodiesel berbentuk cairan berwarna kuning cerah sampai kuning kecoklatan. Biodiesel tidak dapat bercampur dengan air, mempunyai titik didih tinggi dan mepunyai tekanan uap yang rendah. biodiesel terdiri dari senyawa campuran methyl ester dari rantai panjang asam-asam lemak dari minyak tumbuh-tumbuhan yang memiliki flash point 150 °C (300 °F), density 0.88 g/cm³,dibawah density air. Biodiesel tidak memiliki senyawa toksik dan tidak mengandung sulfur serta biodegradable, sehingga penanganannya jauh lebih mudah dan lebih sederhana dibandingkan bahan solar minyak bumi. Reaksi esterifikasi dapat dilakukan sebelum atau sesudah reaksi transesterifikasi. Reaksi esterifikasi biasanya dilakukan sebelum reaksi transesterifikasi jika minyak yang diumpankan mengandung asam lemak bebas tinggi (>0.5%). Dengan reaksi esterifikasi, kandungan asam lemak bebas dapat dihilangkan dan diperoleh tambahan ester.
dari literatur yang saya baca, biodiesel dapat disintesis dari minyak jelantah hanya melalui 2 tahap yaitu reaksi esterifikasi dan reaksi transesterifikasi. selain dari 2 tahap itu perlu dilakukan beberapa uji kualitas biodiesel berdasarkan kadar air, titik nyala dan uji lainnya yang merupakan biodiesel hasil sintesis dari minyak jelantah tersebut
BalasHapus